Hampir dari elemen masyarakat saat ini mempunyai gadget tersebut. Itu membuktikan bahwa betapa
pentingnya peran gadget bagi kehidupan masyarakat. Seperti untuk berkomunikasi,
memperluas wawasan, memperbanyak relasi, bisnis dan semacamnya.
Apalagi dalam situasi seperti
sekarang ini, dengan adanya covid 19 yang membatasi masyarakat untuk
beraktivitas seperti biasanya (di rumah saja), dengan alasan untuk mencegah
penularan virus mematikan tersebut.
Bahkan, di setiap pendidikan mulai
dari jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi merealisasikan belajar secara
virtual yang dikenal dengan sebutan daring ( dalam jaringan), sehingga
mengharuskan setiap para pelajar untuk mempunyai yang namanya gadget, untuk
bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Gadget dengan segala kemudahannya
telah menjadi bagian dari gaya hidup seseorang. Tanpa kita sadari selain
menambah dan memudahkan kita untuk memperluas jaringan sosialisasi gadget juga
menjadi dinding pemisah dengan orang-orang yang ada di sekitar kita.
Namun, sebagai kaum melenial. Kita di
tuntut untuk dapat membedakan mana yang baik dan buruk bagi kehidupan kita.
Yang tidak hanya menyoroti dari sisi positifnya saja, namun juga khusus
menyoroti dampak negatif dari penggunaan gadget tersebut.
Tanpa kita sadari, di masa ini banyak
waktu kita dihabiskan hanya dengan bermain gadget. Ketika kita bangun tidur,
yang pertama kali muncul dipikiran kita adalah handphone, mau itu handphone
dulu, mau ini handphone dulu, Bahkan mau makan pun masih sibuk dengan
handphone, walaupun hanya sekedar buat
status , dengan caption “makan dulu guys”. Kemana-mana main handphone
atau gadget, seakan-akan tidak bisa tanpa gadget walaupun satu jam saja.
Kerap sekali kita temukan di tempat
yang biasa orang-orang berkumpul, baik di tempat ngopi, arisan dan semacamnya.
Mereka cenderung lebih akrab dengan gadget-nya sehingga kurang ngeh dengan
keadaan disekitarnya.
“Eh bro, ngumpul yuk!". Ketika seseorang
mengajak berkumpul di suatu tempat, mungkan ada obrolan beberapa saat. Tapi apa
yang terjadi setelah itu. mungkin mereka lebih asyik berinteraksi dengan teman
social medianya. Semakin tenggelam dengan gadget-nya masing-masing untuk
bersosialisasi dengan orang lain nan jauh disana. Disaat yang sama mereka tanpa
sadar semakin jauh dengan orang-orang terdekat atau orang-orang yang ada di sekitarnya.
Seringkali orang yang bertemu dengan kita pun kita abaikan hanya
untuk menjawab pertanyaan seseorang. Atau saat berbincang dengan seseorang kita
tidak terlalu memperhatikan topik pembicaraan karena asyik membalas chat demi
chat yang masuk ke gadget kita.
Mungkin banyak dari kita yang masih
belum menyadari hal ini. Buktinya banyak masalah-masalah yang timbul dalam
keluarga, hubungan persahabatankan, bukan karena masalah-masalah besar, akan
tetapi karena kurangnya komunikasi (miskomunikasi). Karena pada dasarnya
komunikasi merupakan hal yang sangat
dibutuhkan manusia sebagai makhluk sosial.
mungkin dari hari ini kita bisa sadar
dan merubah kebiasaan buruk kita dalam menggunakan gadget. Karena setiap
sesuatu pasti ada waktu dan tempatnya pak terlebih ketika berkumpul dengan
keluarga sahabat dan lainnya karena menghargai merupakan hal yang sangat
penting dan juga bijak dalam memperioritaskan suatu hal .

Komentar
Posting Komentar