Pesan untuk tuan yang terhormat ; reaksi terhadap film sexy killers pelumas politik



Oleh : Penunggu kabut

Tuan yang terhormat ,
Di negeri yang begitu besar ini besar ini , di bangsa yang banyak memiliki kekayaan sumber daya alam , beratus budaya dan kearifan local. Kami semua tau bahwa kami hidup di atas tanah yang di dalamnya banyak mengandung manfaat dan  kekayaan yan begitu besar , namun timbul kekhawatiran dalam diri kami bahwa nanti ini semua di berikan pada siapa , semua ini untuk siapa ?

Tuan yang mulia,
Kami hari ini sangat takut untuk berdosa khawatir udra yang kami hirup sudah di penuhi dengan zat beracun,
Kami hari sangat takut untuk berpijak takut kami masuk pada lubang tambang yang mengangan seakaan ingin menelam kami semua
Kami hari ini takut untuk berbicara takut di sangka melawan
Kami hari ini takut untuk melaut karna laut tak semakmur dulu
Kami kini takut bertani jika nanti harus di singgkirkan demia mereka yang lebih berkuasa

Tuan  yang saya hormati,
Kami nelayan di kepulauan seribu yang kini resah akibat tonggkang batu bara yang banyak melntas di daerah ini , daerah konservasi tumpahan batu bara yang mencemari laut terumbu karang yang hancur akibat lewatnya kapal dan jangkar yang di tancapkan , masalah petani yang mau tidak mau di ambil lahannya untu pembangunan PLTU Batan , hal serupa d alami oleh nelayan yang berada di bali dan petani kelapa di sana . agak sedikit memiliki warna yang berbeda dengan PLTU yang di kota palu , banyak masalah kesehatan yang timbul namun hingga saat ini belum ada pihak berwenang yang meneliti seakan ini adalah perkara yang mudah. Tentu tidak tuan –tuan kami nelayan menggantungkan hidup pada laut , perlu anda ketahui prtumbuhan terumbu karang adalah 7 cm selama 20 tahun dan ini yang anda hancurkan , anda tidak tau kami sebagai masyarakt keci yang menggantungkan nasib pada spetak sawah dengan modal yang tentu jauh dari yang anda harapkan , kami hanya orang – orang yang khawatir dengan nyawa kami sendiri , kami tidak peduli dengan apa yang kamu rencanakan mengenai inisemua

Tuan yang kami muliakan,
Kekayaan alam yang kami miliki seharusnya menjadi landasan kemakmurn bagi kami , namun nyatanya kini menjadi momok menakutkan untuk hidup kami. Kami hanya masyarakat kecil yang tidak tau kenapa ini bisa terjadi kemana kami harus mengadu , siapa yang harus mendengar kami. Jika jawabannya kepada pemerintah maka kami hanya bisa tertawa kami kini tau bahwa siapa yang memiliki industri ini semua , kami hanya rumput di antara pepohonan yang rimbun ini adalah mata rantai elit-elit politik yang mengerus keuntungan sebesar-besarnya untuk diri sendiri tanpa memperhatikan kepentigan rakyat dan lingkungan

Jendral yang perkasa,
Kami tau ini hanyalah jalan pelumas untuk berkuasa lalu mengatursemuanya hingga lebih mudah untuk melebarka sayapsyap keperkasaan ke seluruh negeri , siapa yang bersalah , dan siapa yang benar jawabannya adalah kini kami hanya percaya dan dapat mengadu paa tuhan.

Reaksi pesan yang di dasarkan pada film dokumenter sexy kiker. Secara singkat film ini menceritakan mengenai bagaiana pengaruh pembagunan PLTU dengan kebutuhan utamanya batu bara berdampak pada kerusakan ekonomi . namun tidak hanya itu yang di sajikan , film ini juga menyajikan berbagai macam aspek yang terlibat dari usaha perusakan lingkungan ini melalui analisis data yang jelas . dan secara mengejutkan kita akan di suguhkan dengan gambaran para penguasa atau pemimpin negara yang tenyata memegang peran sangat besara atau dalang di semua ini. Lantas pertanyaanya kenapa film ini di rilis pada saat momentum pilpres , apa ada kaitanya denga ini semua ? ,menurut yang saya lihat ya memang ada namun ini bukan di tujukan ntuk momentum mendukung salah satu paslon karna isi dalam film ini mengulik semua yang terlibat dalam jaringan oligarki tambang ini dari kedua belah pihak paangan calon presiden , lalu apa kepentingannya ? , kepentingannya adalah untuk menyadarkan kita tentang apa yang sebenarnya terjadi di depan kita saat ini , social , budaya , agama , hukum , semua terlibat dalam jaringan setan ini.

Dalam bidang social dan budaya banyak dari lahan pertambangan yang justru merusak dari tataan budaya setempat dengan enerapkan sistem pembagian jatah dimana pemimpin adata atau susku di daerah wilayah tanbah di jadikan sebagai indutri securty atau pengamanan ini tentu sangat berbahaya untuk tatananan adat di daerah setempat dapat menumbulkan konflik sosial. Dalam bidang agama sangat mengejutkan bahwa teryata ada sebagaian dari perusaahan besar ini pendaftarkan diri di busra efek dengan label perusahaan berbasis syariah , yang nanti hubungannya asalah denga pihak MUI. Dan ketakutan terbesar kita adalah eterlibata dari pihak akademisi yang juga ambil andil dalam lingkaran itu baik dari prodak hkum yang di bentuk untuk menguntukan pihak penuasa modal ataupun produk analisis dampak lingkungan yang jadi dagangan yang manjur di kalangan setan – setan birokrasi.

Lantas apakah ini ajakan untuk tidak menentukan pilihan di pilpres nanti dalam artian golput , ini akan kembali pada pemahaman dan analisa masing – masing pribadi , yang pastinya “yang terpenting bukan bukan nanti momen di pilpres nanti tapi  apa yang kita perbuat nanti dan mengawal semua in”i ,

Komentar