Pecandu Seminar dan Volunteer



Jiwa pencari ilmu di seminar muncul di diri sejak Ifana merantau di Jogja awal 2006. 1 tahun kuliah di kampus swasta ia sudah suka cari info seminar. Seminar pertamanya ada di kampus negeri yang 5 bulan kemudian menjadi kampusnya. Lalu berlanjut ke seminar-seminar lain yang tidak hanya di kampus, tapi sampai seminar di hotel, plaza pasar ngasem dan pendopo.
Niat ikut seminar buat Ifana berubah-berubah sesuai proses yang ia hadapi. Alasan pertama karena penasaran rasanya jadi pecandu seminar. Awal-awal Ia malas ikut seminar di kampusnya yang pertama. Tapi kalau ikut seminar di kampus nya yang kedua dan kampus lain, ia semangat. Alasan kedua ia temukan saat ia sudah jadi mahasiswa di kampus negeri, ia ikut seminar karena merasakan nikmatnya seminar yang dapet makan, sovenir, ketemu pembicara yang ia anggap hebat, ilmu dan pastinya sertifikat. Karena fasilitas-fasilitas itu membuat alasan ketiga adalah pengejar Fasilitas seminar terutama sertifikat dan ilmu. Hingga suatu ketika ia merasa rindu jodoh, alasan jadi berlipat yaitu mencari ilmu, sertifikat dan jodoh. Tak di sangka jodoh benar-benar ia dapat di seminar. Namun jodoh yang ia dapatkan adalah Jodoh sahabat, jodoh penolong di suatu hari dan jodoh ending pencarian makna cinta Ifana. Perubahan alasan yang menjadi puncak pencarian alasan ia ikut seminar adalah mencari pengalaman dan menambah ilmu. End... Ia pegang kuat alasan terakhirnya tanpa mau diubah lagi.
Menjadi pecandu seminar juga memiliki pasang surut. Sempat suatu ketika sakiing banyaknya info seminar, Ia sampai bingung memilihnya. Membuat ia malas. Lalu yang di ikutinya hanya yang sesuai mood.
Dua tahun setengah sudah Ifana menjadi pencandu seminar.  Ia udah ikut 55 seminar tingkat biasa, Nasional sampai Internasional. Tidak hanya menjadi peserta, Ia juga menjajaki menjadi panitia seminar / Volunteer. Terhitung sudah 7 kali jadi Volunteer.
Bagi Ifana menjadi peserta seminar dan Volunteer adalah pencarian ilmu di dalam pengalaman. Semakin banyak pengalaman, semakin banyak juga ilmu yang ia dapat. Ilmu yang di cari saat menjadi peserta maupun Volunteer itu sama yaitu ilmu dari pemateri , ilmu sikap dsb. Hal yang paling ia suka yaitu menjadi volunteer karena ilmu yang ia dapat lebih banyak dari pada peserta.
Pada intinya pengalaman di lingkup seminar menjadi proses yang memiliki potensi besar menjadi pengubah berbagai sisi kehidupan dari sikap sampai pemikiran. Nikmati proses dengan pengalaman di seminar.
End

Jum'at, 14 Desember 2018
Ruang PLD UIN Sunan Kalijaga
Sore

Komentar